Pages

Labels

adaptif (32) normatif (6) produktif (14) umum (15)

Mengenai Saya

Sabtu, 13 Agustus 2016

BHS INGGRIS

Past Continuous Tense
Past Continuous Tense (Bentuk Waktu Lampau Yang Sedang Berlangsung) pada umumnya digunakan untuk menyatakan perbuatan, keadaan atau peristiwa yang sedang berlangsung di waktu lampau disaat kadaan atau peristiwa yang lain terjadi.

1. Pola kalimat positif yang digunakan yaitu :
Untuk subyek I, We, You, They  
Subyek + were + V1 + ing

Untuk subyek He, She, It :
Subyek + was + V1 + ing
Contoh :
- I was writing a letter when the bell rang.
  (Saya sedang menulis sepucuk surat ketika bel berbunyi.)
- They were washing when I visited them yesterday.
  (Mereka sedang mencuci ketika saya mengunjungi mereka kemarin.)
Bentuk waktu ini tidak dapat digunakan sendiri (tidak dapat berdiri sendiri), tetapi selalu digunakan bersama-sama dengan suatu perbuatan atau keadaan tertentu pada waktu lampau. Meskipun perbuatan lain tersebut tidak dinyatakan tetapi perbuatan atau keadaan tersebut telah dimengerti.
Contoh :
- I was eating when you called me.
  (Saya sedang  makan ketika kamu memanggilku.)
- I was reading a newspaper.
  (Saya sedang membaca koran.)
Kalimat pengiring (yang digunakan untuk menyatakan perbuatan lain) dalam bentuk waktu ini pada umumnya digunakan sebagai penunjuk waktu atau tanda waktu. Terkadang perbuatan lain yang mengiringinya (penunjuk waktu) diganti dengan suatu keterangan waktu tertentu.
Contoh :
- They were studying hard at eight o'clock las night.
  (Mereka sedang belajar giat pada jam delapan tadi malam.)
- He was playing football yesterday afternoon.
  (Dia sedang bermain sepak bola kemarin sore.)
2.  Pola kalimat negatif yang digunakan yaitu :Untuk subyek I, We, You, They  
Subyek + were + not + V1 + ing

Untuk subyek He, She, It :
Subyek + was + not +  V1 + ing

Contoh :
- I was not writing a letter when the bell rang.
  (Saya tidak sedang menulis sepucuk surat ketika bel berbunyi.)
- They were not washing when I visited them yesterday.
  (Mereka tidak sedang mencuci ketika saya mengunjungi mereka kemarin.)
3.  Pola kalimat tanya yang digunakan yaitu :Untuk subyek I, We, You, They  
Were + subyek + V1 + ing ?

Untuk subyek He, She, It :
Was + subyek + V1 + ing ?

Contoh :
- Was I writing a letter when the bell rang ?
  (Apakah saya sedang menulis sepucuk surat ketika bel berbunyi?)
- Were they washing when I visited them yesterday?
  (Apakah mereka sedang mencuci ketika saya mengunjungi mereka kemarin?)
 Apabila dalam kalimat tanya digunakan kata tanya atau question word atau QW, maka pola kalimat yang digunakan adalah :
1. Apabila kata tanya yang digunakan tidak menanyakan subyek, maka pola kalimat tanyanya adalah :
Untuk subyek I, We, You, They :
QW + were + Subyek + V1 + ing ?

Untuk subyek He, She, It :
QW + was + Subyek + V1 + ing ?

Contoh : - What were you doing when she came?
   (Apa yang sedang kamu kerjakan ketika dia datang?)

2. Apabila kata tanya yang digunakan menanyakan subyek, maka pola kalimat tanyanya :
  
Question Word + was / were  + V1 + ing ?

Contoh :
- Who was writing when she came here?
  (Siapa yang sedang menulis ketika dia kesini?)
  Keterangan :
  Menggunakan was karena yang ditanyakan hanya seorang saja.
  Jawaban :
  Rini was writing when she came here.
  (Rini sedang menulis ketika dia datang kesini.)

- How many girls were studying when the phone rang ?
  (Berapa banyak anak perempuan yang sedang belajar ketika telepon berbunyi?)
  Keterangan :
  Menggunakan were karena yang ditanyakan lebih dari satu orang.
  Jawaban :
  Some girls were studying when the phone rang.
  (Beberapa anak perempuan sedang belajar ketika telepon berbunyi.)

Pada umunya kalimat dengan bentuk Past Continuous Tense digunakan untuk :

a. Menyatakan suatu tindakan atau keadaan yang sedang berlangsung atau terjadi di waktu tertentu di masa lampau.
Contoh :
- They were playing football last morning.
  (Mereka sedang bermain sepak bola pagi tadi.)

b. Menyatakan suatu tindakan atau peristiwa yang sedang terjadi pada saat yang bersamaan di waktu lampau atau untuk menyatakan suatu kegiatan atau keadaan yang telah dimulai tetapi masih berlangsung ketika perbuatan atau keadaan lain menyusul terjadi di waktu lampau.
Contoh :
- She arriving while I was eating .
  (Dia sedang datang ketika saya sedang makan.)

Tanda waktu yang digunakan dalam  Past Continuous Tense adalah :
while... = selagi...., sementara....
when... = ketika...
as... = ketika...

Pada saat menggunakan penunjuk waktu di atas , harus memperhatikan beberapa ketentuan di bawah ini :

Past Continuous Tense + when + Past Tense

Contoh :
- My mother was talking with my father when I came.
  (Ibu saya sedang berbicara dengan ayah saya ketika saya datang.)

Simple Past Tense + while + Past Continuous Tense
Contoh :
-  My uncle arrived while we were eating.
   (Paman saya datang sementara kami sedang makan.)


Simple Past Tense + as + Past Continuous Tense
Contoh :
- They saw the accident as they were crossing the street.
  (Mereka melihat kecelakaan itu ketika mereka sedang menyebrangi jalan.)

Penunjuk waktu while dapat juga digunakan untuk menyatakan kegiatan yang berlangsung secara bersamaan dengan menggunakan pola kalimat :

 Past Continuous Tense + while + Past Continuous Tense

Contoh :
- We were studying English while he was watching television.
  (Kami sedang belajar bahasa Inggris sementara dia sedang menonton televisi.)

 Keterangan waktu yang digunakan dalam bentuk Past Continuous Tense adalah :
- yesterday = kemarin
- last morning = pagi tadi
- all day yesterday = sepanjang hari kemarin
- at that time = pada waktu itu
- at seven o'clock last night = pada jam tujuh tadi malam

IPS

D. pranata sosial
“institution” lembaga
Ciri-ciri
-      Berbentuk kelompok
-      Meliki jangka waktu
-      Memiliki tujuan tertentu
-      Memiliki alatkelengkapan
-      Memiliki lambang atau logo
-      Memiliki tata tertib
Jenis dan fungsi pranata
  1.     Pranata keluarga
Poligami, 1 : 2
Poliandari, 2 : 1
Indogami, perkawinan yang dilakukan dengan seseorang yang terikat hubungan darah
Eksogami, perkawinan yang dilakukan dengan seseorang yang tidak terikat hubungan darah
a.    Menghantar hubungan seks
b.    Reproduksi
c.    Sosialisasi: ayah, ibu, anak
d.    Apeksi: saling asah, saling asih, saling asuh
e.    Status
  2.    Pranata pendidikan
a.    Formal/reguler: TK sampai dengan PT
b.    Informal
c.    Nonformal
  3.    Pranata agama
“toleransi” SARA(suku, agama, ras dan antar golongan)
  4.    Pranata ekonomi
Peningkatan kesejahtraan dan kemakmuran rakyat
  5.    Pranata politik
“trias politika”
-      Legislatif : DPR/DPRD
-      Eksekutif : pemerintah
-      Yudikatif : pengawas undang-undang

Pengadilan agama, pengadilan negara, pengadil tata untuk negara, pengadilan militer

Jumat, 12 Agustus 2016

IPA

PR:
  1.     Jelaskan pengertian ekosistem?
Ø  Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara mahkluk hidup dan faktor lingkungan yang terjadi pada suatu lingkungan
  2.    Apakah yang di maksud dengan Individu, Populasi, Komunitas?
Ø  a. Individu adalah sebutan untuk suatu makhluk hidup tunggal
b. populasi adalah sekelompok individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu dan pada waktu tertentu pula
c. komunitas adalah seluruh populasi makhluk hidup yang hidup saling bertoleransi di suatu daerah pada waktu tertentu
  3.    sebutkan komponen penyusun ekosistem?
Ø  komponen biotik dan komponen abiotik
  4.    sebutkan contoh komponen biotik?
Ø  semua makhluk hidup autotrof dan heterotrof seperti hewan, tumbuhan, jamur dan microorganisme
  5.    jelaskan bentuk adaptasi yang dilakukan makhluk hidup dalam mempertahankan hidupnya?
Ø  adaptasi fisiologi adalah penyesuaian fungsi tubuh dalam mempertahankan hidupnya. Contoh, memikri pada kadal yaitu perubahan warna kulit yang digunakan untuk menyesuaikan tempat dimana dia berada dan untuk menghindari diri dari pemangsa, kantong tinta cumi-cumi yang akan menyemburkan tinta hitam saat dirinya dalam kondisi bahaya.



TUGAS MANDIRI HAL:22
  1.     sebutkan beberapa interaksi yang ada di dalam ekosistem dan berikan masing-masing contohnya?
Ø  a. Interaksi antar individu: seekor kupu-kupu atau lebah menyemburkan serbuk bunga pada sebatang pohon/tumbuhan.
b. interaksi antar proklamasi: pada ekosistem sawah misalnya terjadi interaksi secara langsung antar populasi tikus sawah dan hewan lainatau pun populasi tumbuhan yang ada dalam ekosistem sawah itu
c. interaksi antar komunitas: komunitas sawah dan sungai
d. interaksi antar komponen biotik: mutualisme, komensalisme, alelopati, predasi, kompetisi, dan simbolis parasitisme
e. interaksi antar komponen biotik dan komponen abiotik: pengaruh cuaca terhadap kesuburan tanah dan pengaruh tumbuhan terhadap tanah.
f. interaksi antar komponen abiotik dan biotik: pengaruh air terhadap organisme, pengaruh cahaya matahari terhadap organisme, dan pengaruh curah hujan terhadap flora dan fauna
  2.    kompetisi adalah persaingan untuk mendapatkan sumber terbatas di perebutkan dapat berupa apa saja?
Ø  Berupa makanan, pasangan hidup, dan wilayah kekuasaan
  3.    Berikan contoh interaksi atau simbiosis parasitisme?
Ø  - simbiosis parasitisme antara manusia dan cacing pita
- simbiosis parasitisme antara benalu dan pohon
- simbiosis parasitisme antara tali putri dan pohon teh
- simbiosis parasitisme antara kutu dan hewan peliharaan
- simbiosis parasitisme antara tumbuhan raflesia dengan inangnya
  4.    Apakah yang anda ketahui tentang kompetisi intraspesifik?
Ø  Yaitu kompetisi yang terjadi antar individu dari dua spesies yang sama. Contoh, persalingan antar tumbuhan sorghastrum nuntans dalam mendapatkan nitrogen, ayam jantan satu dengan jantan lain memperebutkan pasangan hidup, makanan dan daerah kekuasaan.
  5.    Jelaskan yang dimaksud alelopati?
Ø  Elolopati adalah hubungan atau interaksi antar organisme yang mana keberadaan satu organisme dapat menghambat pertumbuhan atau perkembangan organisme lainnya melalui pelepasan toksin atau racun.







KKPI

TOPOLOGI LINIER

Topologi linier atau biasaya disebut topologi bus beruntut. Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel utama guna menghubungkan tiap titik sambungan pada setiap komputer.
Kelebihan Topologi Linier
  • Mudah dikembangkan.
  • Membutuhkan sedikit kabel.
  • Tidak memperlukan kendali pusat.
  • Tata letak pada rangkaian topologi ini bisa dibilang cukup sederhana.
Kekurangan Topologi Linier
  • Memiliki kepadatan lalu lintas yang bisa dibilang cukup tinggi.
  • Keamanan data kurang baik.

 TOPOLOGI TREE

Topologi tree atau pohon merupakan topologi gabungan antara topologi star dan juga topologi bus. Topologi jaringan ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda-beda.
Kelebihan Topologi Tree
  • Susunan data terpusat secara hirarki, hal tersebut membuat manajemen data lebih baik dan mudah.
  • Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas lagi.
Kekurangan Topologi Tree
  • Apabila komputer yang menduduki tingkatan tertinggi mengalami masalah, maka komputer yang terdapat dibawahnya juga ikut bermasalah
  • Kinerja jaringan pada topologi ini terbilang lambat.
  • Menggunakan banyak kabel dan kabel terbawah (backbone) merupakan pusat dari teknologi ini.

 TOPOLOGI HYBRID

Topologi hybrid merupakan topologi gabungan antara beberapa topologi yang berbeda.
Pada saat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah gabungan topologi tersebut membentuk topologi hybrid.
Kelebihan Topologi Hybrid
  • Freksibel
  • Penambahan koneksi lainnya sangatlah mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid
  • Pengelolaan pada jaringan ini sangatlah sulit.
  • Biaya pembangunan pada topologi ini juga terbilang mahal.
  • Instalasi dan konfigurasi jaringan pada topologi ini bisa dibilang cukup rumit, karena terdapat topologi yang berbeda-beda.

Kamis, 11 Agustus 2016

AGAMA

Islam memperbolehkan umatnya untuk bekerja sama dengan pemeluk agama lain dalam aspek mu'amalah (ekonomi, sosial, dan urusan duniawi lainnya). Rasulullah juga memberikan contoh bagaimana hidup bersama dalam keberagaman.

Dalam banyak hadits, banyak yang meriwayatkan bahwa Rasulullah adalah contoh yang baik dalam menjalin hunungan hidup dalam keberagaman, diantaranya adalah sebagai berikut:

Sesungguhnya ketika (serombongan pembawa) jenazah melintas di depan Rasulullah, maka beliau berdiri, lalu para sahabat bertanya, "Sesungguhnya ia adalah jenazah orang Yahudi wahai Rasulullah?", lalu Rasulullah menjawab, "Bukankah dia juga jiwa (manusia)?" [HR. Bukhari]

ANJURAN BERTOLERANSI
Dari Abdullah bin Amr, sesungguhnya dia menyembelihkan seekor kambing, dia berkata, "Apakah kalian sudah memberikan hadiah (daging) kepada tetanggaku yang beragama Yahudi? karena aku mendengar Rasulullah bersabda, "Jibril senantiasa berwasiat kepadaku tentang tetangga, sampai aku menyangka ia mewariskannya kepadaku." [HR. Abu Daud]

Sesungguhnya Rasulullah berhutang makanan dari orang Yahudi dan beliau menggadaikan pakaian besi kepadanya. [HR. Bukhari]

Di dalam Alquran juga menjelaskan tentang hidup bertoleransi, yaitu dalam surat Al-Kafirun ayat 1-6.

"Katakanlah: "Hai orang-orang kafir, Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku"." [QS. Al-Kafirun ayat 1-6]

Turunnya surat ini menjelaskan adanya usul 'damai' yang disampaikan para pemuka kaum Quraisy kepada Nabi Muhammad SAW. Mereka mengusulkan kepada Rasulullah agar bersedia menyembah berhala-berhala yang mereka sembah, dan mereka juga akan menyembah apa yang Rasulullah sembah.

Karena adanya usul tersebut, Allah kemudian menurunkan surat tersebut yang menegaskan bahwa apa yang diusulkan kaum Quraisy itu tidak akan terjadi karena Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya adalah manusia yang bertauhid (mengesakan Allah), sedangkan kaum Quraisy adalah manusia musyrik/syirik yang menyekutukan Tuhan.

Karena soal aqidah atau ketauhidan tidak boleh di campur aduk atau dikompromikan dengan kemusyrikan, karena jika tauhid didamaikan dengan syirik, maka kemanangan milik syirik.

ADM SERVER

Cara mengganti cursor di blog dengan nama sendiri
Ikuti tutorial di bawah:

1) Login akaun blogger > Dashboard > Add A Gadget > HTML/Javascript

2) Copy paste kode dibawah pada ruangan html tadi
<style type="text/css">
/* Circle Text Styles */
#outerCircleText {
/* Optional - */
font-style: italic;
font-weight: bold;
font-family: 'comic sans ms', verdanaarial;
color: #FF0000;
/* End Optional */
position: absolute;top: 0;left: 0;z-index: 3000;cursor: default;}
#outerCircleText div {position: relative;}
#outerCircleText div div {position: absolute;top: 0;left: 0;text-align: center;}
/* End Required */
/* End Circle Text Styles */
</style>
<script type="text/javascript">
;(function(){
// Your message here (QUOTED STRING)


var msg = "Copyright Tanpa Nama";


// Set font's style size for calculating dimensions
// Set to number of desired pixels font size (decimal and negative numbers not allowed)


var size = 24;


// Set both to 1 for plain circle, set one of them to 2 for oval
// Other numbers & decimals can have interesting effects, keep these low (0 to 3)
var circleY = 0.75; var circleX = 2;
// The larger this divisor, the smaller the spaces between letters
// (decimals allowed, not negative numbers)
var letter_spacing = 5;
// The larger this multiplier, the bigger the circle/oval
// (decimals allowed, not negative numbers, some rounding is applied)
var diameter = 10;
// Rotation speed, set it negative if you want it to spin clockwise (decimals allowed)
var rotation = 0.4;
// This is not the rotation speed, its the reaction speed, keep low!
// Set this to 1 or a decimal less than one (decimals allowed, not negative numbers)
var speed = 0.3;
if (!window.addEventListener && !window.attachEvent || !document.createElement) return;
msg = msg.split('');
var n = msg.length - 1, a = Math.round(size * diameter * 0.208333), currStep = 20,
ymouse = a * circleY + 20, xmouse = a * circleX + 20, y = [], x = [], Y = [], X = [],
o = document.createElement('div'), oi = document.createElement('div'),
b = document.compatMode && document.compatMode != "BackCompat"? document.documentElement : document.body,
mouse = function(e){
e = e || window.event;
ymouse = !isNaN(e.pageY)? e.pageY : e.clientY; // y-position
xmouse = !isNaN(e.pageX)? e.pageX : e.clientX; // x-position
},
makecircle = function(){ // rotation/positioning
if(init.nopy){
o.style.top = (b || document.body).scrollTop + 'px';
o.style.left = (b || document.body).scrollLeft + 'px';
};
currStep -= rotation;
for (var d, i = n; i > -1; --i){ // makes the circle
d = document.getElementById('iemsg' + i).style;
d.top = Math.round(y[i] + a * Math.sin((currStep + i) / letter_spacing) * circleY - 15) + 'px';
d.left = Math.round(x[i] + a * Math.cos((currStep + i) / letter_spacing) * circleX) + 'px';
};
},
drag = function(){ // makes the resistance
y[0] = Y[0] += (ymouse - Y[0]) * speed;
x[0] = X[0] += (xmouse - 20 - X[0]) * speed;
for (var i = n; i > 0; --i){
y[i] = Y[i] += (y[i-1] - Y[i]) * speed;
x[i] = X[i] += (x[i-1] - X[i]) * speed;
};
makecircle();
},
init = function(){ // appends message divs, & sets initial values for positioning arrays
if(!isNaN(window.pageYOffset)){
ymouse += window.pageYOffset;
xmouse += window.pageXOffset;
} else init.nopy = true;
for (var d, i = n; i > -1; --i){
d = document.createElement('div'); d.id = 'iemsg' + i;
d.style.height = d.style.width = a + 'px';
d.appendChild(document.createTextNode(msg[i]));
oi.appendChild(d); y[i] = x[i] = Y[i] = X[i] = 0;
};
o.appendChild(oi); document.body.appendChild(o);
setInterval(drag, 25);
},
ascroll = function(){
ymouse += window.pageYOffset;
xmouse += window.pageXOffset;
window.removeEventListener('scroll', ascroll, false);
};
o.id = 'outerCircleText'; o.style.fontSize = size + 'px';
if (window.addEventListener){
window.addEventListener('load', init, false);
document.addEventListener('mouseover', mouse, false);
document.addEventListener('mousemove', mouse, false);
if (/Apple/.test(navigator.vendor))
window.addEventListener('scroll', ascroll, false);
}
else if (window.attachEvent){
window.attachEvent('onload', init);
document.attachEvent('onmousemove', mouse);
};
})();
</script>
sesuaikan
ARIAL -  pilih font
TEXT HERE - masukkan text 
 8D38C9 -  pilih kode warna 

Selasa, 09 Agustus 2016

MATERI KEWIRAUSAHAAN

 1.       Jelaskan apa yang dimaksud dengan PT, CV, Firma, Bumn/Bumd, Persekutuan, perseroan/perkumpulan kongsi, yayasan/lembaga dan bentuk usaha tetap.
Jawaban:
  1.       PT adalah singkatan dari perseroan terbatas yaitu suatu bentuk perusahaan yang dimana modalnya terbagi atas saham-saham, dan tanggung jawab dari para pemegang saham perseroan terbatas berdasarkan pada jumlah saham yang dia miliki.
  2.       CV adalah hal pertama yang dilihat perusahaan dari diri seorang pelamar saat melamar sebuah pekerjaan. Keberadaan cv sangatlah krusial karna lewat cv perusahaan mendapat kesan pertama mengenai kita.
  3.       Firma adalah setiap persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan nama bersama dan kerja sama dalam menjalankannya.
  4.       BUMN/BUMD adalah badan usaha yang seluruhnya atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui pernyataan secara langsung yang berasal dari kekayaan negara yang di pisahkan (berdasarkan UUD NO.19 tahun 2003)
  5.       Persekutuan perseroan up adalah yang di jalankan seorang pribadi/bisnis yang di dirikan dua orang/bisa lebih.
  6.       Koperasi adalah badan usaha milik anggota orang/badan hukum yang didirikan dengan berlandaskan asas kekeluargaan serta demokrasi ekonomis.
  7.       Yayasan adalah suatu badan hukum yang mempunyai maksud dan tujuan bersifat sosial, keagamaan dan kemanusiaan yang tidak mempunyai anggota.
  8.       Bentuk usaha tetap adalah bentuk usaha yang dipergunakan oleh orang pribadi yang tidak bertempat tinggal di indonesia